Jakarta Waktu di Sore Hari

Jumat, 08 Juni 2012

Time is not coming back
Bunyi lonteng jam di sore hari. Burung-burung terbang pulang kembali, membawa bekal untuk esok hari. Sore hari ini langit terlihat cerah tapi agak mendung, dan raut wajah kota Jakarta masih saja sibuk.

"Bising...Bising... ", teriak hatiku.

Terlalu sibuknya kota Jakarta ini. Apa yang di pikirkan orang-orang ini ? Pekerjaan kah ?




Pukul 5 sore lewat 34 menit .
Aku harus segera pulang meninggalkan ruang ini. Macet sudah menungguku disana. Ingat rasanya dulu berjalan bersama teman di tempat ini.

 
Haahh ... entah kapan hal itu terulang kembali?

 Bis pun tiba , ku melihat puluhan orang saling desak. Ada yang terhimpit badan yang lebih besar dan ada yang duduk dengan satai. Lembabnya udara dalam bis, membuat kenangan masa lalu ku lenyap seiring perjalanan pulang. Di dalam bis, aku mulai memperhatikan kesibukan masing-masing orang. Apa yang mereka pikirkan? apa sama dengan ku? Memikirkan sesuatu hal di masa lalu ? Jika ya, apa mereka punya pertanyaan yang sama dengan ku?
Times

Waktu memang tidak akan pernah berputar kembali, dia terus maju. Tidak mau tau apa yang kita lakukan dulu. Berhayal.. Iyaa itu selalu ku lakukan disaat macet kota Jakarta datang. Entah kenapa itu jadi hal yang menarik yang kulakukan, sampai macet pergi ku tendang.

Suara melodi gitar siri berganti tiap perjalanan. Para seniman jalanan beradu suara dengan nyanyian bis yang keras. Para penumpang sedikit terhibur dengan seniman itu, memberikan uang kecil dalam saku , mungkin bukan ide yang buruk.

Tak terasa matahari menghilang dari pandanganku. Langit sekejap gelap, hanya cahaya lampu jalan yang menerangi bis ini. Melihat diluar jalan, orang-orang masih saja sibuk. Apa ini tempat dimana setiap orang selalu sibuk?

Rintikan hujan perlahan membasahi jendela bis.

"Huuufttt",hela nafasku dalam-dalam

Andai waktu bisa terulang, mungkin aku bisa lebih awal pulang dan tak terkena hujan




@asheep_


0 komentar:

Posting Komentar

Komeng boleh deh, tapi jangan sara yah!